HIMA Manajemen UM Kuningan Sukses Gelar LDP 2026, Cetak Calon Pemimpin Muda yang Kritis, Berintegritas, dan Berdampak

MEDIAKUNINGAN.COM, 18 Oktober 2026 – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMA Manajemen) Universitas Muhammadiyah Kuningan sukses menyelenggarakan Leadership Development Program (LDP) 2026 pada 16–18 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Pelangi, Kabupaten Kuningan. Mengusung tema “Shape Yourself, Lead Others, Impact the Future”, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan mahasiswa baru untuk membangun karakter kepemimpinan, memperkuat nalar kritis, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dua malam ini diikuti oleh 63 dari total 68 mahasiswa baru Program Studi Manajemen. Para peserta mengikuti rangkaian pembinaan yang dirancang untuk membekali mereka dengan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, komunikasi, kolaborasi, dan tanggung jawab dalam berorganisasi.

LDP 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan organisasi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenali potensi diri, memahami peran strategis mahasiswa, serta membangun kesiapan menjadi generasi pemimpin yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan empat materi utama, yaitu Leadership, Beyond the Surface: Membangun Nalar Kritis dan Keberanian Mempertanyakan Realitas, The Power of Collective Intelligence: Mengelola Perbedaan Menjadi Kekuatan Kolaborasi, serta From Awareness to Action: Mengubah Kesadaran Sosial Menjadi Inisiatif dan Solusi Nyata.

Materi tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi Manajemen UM Kuningan, Anton Budiyono, S.E.I., M.M., bersama jajaran pengurus HIMA Manajemen. Melalui pembekalan ini, peserta didorong untuk tidak hanya memahami konsep kepemimpinan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan akademik, organisasi, dan masyarakat.

Ketua Pelaksana LDP 2026, Haifa Syahida, menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar persoalan jabatan, melainkan tentang tanggung jawab, komitmen, dan kemampuan membangun sinergi.

“Jabatan bukanlah sekadar gelar, melainkan tanggung jawab yang harus dijaga dengan sepenuh hati. Dibutuhkan sinergi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang kuat untuk mewujudkan organisasi yang adaptif, profesional, dan berdaya saing,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIMA Manajemen UM Kuningan, Agung Agus Sulton, menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan kader dalam menciptakan calon pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial, kepekaan sosial, dan ketajaman analisis.

Menurutnya, sinergi antara HIMA Manajemen dan Program Studi Manajemen menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan zaman.

“LDP adalah langkah penting bagi HIMA Manajemen untuk melahirkan calon-calon pemimpin yang tidak hanya mahir dalam manajerial, tetapi juga peka dan punya analisis yang tajam. Program Studi Manajemen dan HIMA Manajemen akan terus bersinergi agar kualitas kegiatan ini bisa terus upgrade dan makin baik setiap tahunnya. Langkah telah diayunkan, layar telah dikembangkan, haram hukumnya surut dalam perjuangan,” tegasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Ketua Program Studi Manajemen UM Kuningan, Anton Budiyono, S.E.I., M.M. Ia mengapresiasi terselenggaranya LDP sebagai bagian dari upaya membentuk mahasiswa yang memiliki pola pikir kritis, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Ia berharap pembinaan semacam ini dapat melahirkan mahasiswa yang dewasa dalam berpikir, santun dalam bersikap, serta memiliki integritas dan daya saing untuk menghadapi tantangan masa depan.

Keberhasilan penyelenggaraan LDP 2026 diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru Manajemen UM Kuningan untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif.

Melalui semangat “Shape Yourself, Lead Others, Impact the Future”, HIMA Manajemen UM Kuningan berkomitmen mendorong lahirnya generasi pemimpin muda yang tidak hanya mampu memimpin dirinya sendiri dan bekerja bersama orang lain, tetapi juga menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan kampus dan masyarakat.

Sebab, kepemimpinan sejati tidak berhenti pada kemampuan memberikan arahan, tetapi dibuktikan melalui integritas, keberanian mengambil tanggung jawab, dan kontribusi nyata bagi masa depan. (AR)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *