MEDIA (KUNINGAN) — Menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode Lebaran, Polres Kuningan resmi menggelar Operasi Keselamatan Lodaya 2026. Operasi ini dilaksanakan selama 14 hari dan difokuskan pada upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Kuningan.
Kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolres Kuningan pada Senin pagi. Apel tersebut melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Apel dipimpin oleh Kabag Ren Polres Kuningan Kompol Budi Hartono, S.H., M.M., yang mewakili Kapolres Kuningan. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya menitikberatkan pada penindakan, melainkan juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis kepada masyarakat.
“Operasi Keselamatan Lodaya 2026 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama, sehingga angka kecelakaan dapat ditekan, khususnya menjelang Lebaran,” ujar Kompol Budi Hartono.
Ia menjelaskan, pola operasi dilakukan secara berimbang melalui kegiatan preemtif dan preventif, seperti penyuluhan serta pengaturan lalu lintas, disertai penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan proporsional. Penindakan pelanggaran juga didukung dengan pemanfaatan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).
Selain itu, petugas di lapangan akan melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check), terutama terhadap angkutan umum dan kendaraan pariwisata, guna memastikan aspek keselamatan teknis terpenuhi.
Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Lodaya 2026, Polres Kuningan berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat serta menurunnya jumlah pelanggaran dan kecelakaan, sehingga situasi lalu lintas di Kabupaten Kuningan tetap aman dan kondusif menjelang maupun selama Lebaran.



