MEDIA (KUNINGAN) – Musisi Raim Laode kembali merilis karya terbaru berjudul “Iqro”, sebuah lagu yang menghadirkan nuansa reflektif dan spiritual. Lagu ini menjadi perbincangan karena mengangkat tema kesadaran diri manusia di tengah luasnya alam semesta serta mengajak pendengar merenungi makna kehidupan.
Judul “Iqro” berasal dari bahasa Arab yang berarti “bacalah”. Istilah ini dikenal luas sebagai kata pertama yang turun dalam wahyu Al-Qur’an, sebagaimana termuat dalam Surah Al-‘Alaq ayat 1:
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
Pemilihan judul tersebut menandakan pendekatan simbolik terhadap gagasan membaca—tidak hanya teks, tetapi juga membaca realitas, pengalaman hidup, dan tanda-tanda kebesaran Tuhan di alam semesta.
Lagu dengan Nuansa Kontemplatif
Dalam lagu ini, Raim Laode menghadirkan narasi yang menyoroti kerendahan posisi manusia di hadapan semesta. Pesan yang diangkat mengarah pada refleksi diri—bahwa manusia kerap merasa besar, namun sesungguhnya hanyalah bagian kecil dari ciptaan Tuhan.
Gagasan tersebut memiliki kemiripan dengan ajaran dalam Al-Qur’an yang mengajak manusia memperhatikan ciptaan langit dan bumi, sebagaimana dalam Surah Al-Mulk ayat 3:
“Yang menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Tidak akan kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pengasih.”
Selain itu, nilai kerendahan hati yang menjadi benang merah lagu juga sejalan dengan pesan Surah Luqman ayat 18:
“Janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia karena sombong, dan jangan berjalan di bumi dengan angkuh.”
Perspektif Musik dan Pesan Sosial
Secara musikal, lagu “Iqro” tetap membawa ciri khas Raim Laode yang menonjolkan storytelling emosional. Aransemen yang sederhana namun kuat memberi ruang bagi pendengar untuk fokus pada pesan yang ingin disampaikan.
Sejumlah pengamat melihat karya ini sebagai upaya menghadirkan musik yang bukan hanya hiburan, tetapi juga medium refleksi sosial dan spiritual. Lagu semacam ini dinilai penting di tengah arus industri musik populer yang didominasi tema romantika, karena membuka ruang diskusi tentang kesadaran diri dan makna hidup.
Evolusi Karya Raim Laode
Raim sebelumnya dikenal lewat lagu-lagu yang mengangkat cerita personal dan emosional. Dengan “Iqro”, ia memperlihatkan eksplorasi tema yang lebih filosofis dan universal. Pendekatan ini menunjukkan perkembangan artistik yang mencoba menjangkau dimensi pemikiran dan spiritualitas pendengar.
Penutup
“Iqro” hadir bukan hanya sebagai karya musik, tetapi juga sebagai pengingat akan pentingnya membaca kehidupan dengan kesadaran dan kerendahan hati. Melalui lagu ini, Raim Laode seolah mengajak pendengar berhenti sejenak dari hiruk-pikuk keseharian untuk merenung tentang posisi manusia dalam semesta yang luas.




