Harga Kebutuhan Pokok di Kuningan Jelang Ramadan 2026 Relatif Stabil, Sejumlah Komoditas Justru Turun

MEDIA (KUNINGAN) — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, terpantau relatif stabil. Bahkan, beberapa komoditas strategis menunjukkan tren penurunan harga tipis dibandingkan akhir tahun lalu.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional, seperti Pasar Kepuh dan Pasar Kramatmulya, menunjukkan tidak adanya lonjakan harga signifikan yang kerap terjadi menjelang Ramadan. Kondisi ini memberikan angin segar bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan rumah tangga.

Beberapa pedagang menyebutkan, harga daging ayam ras saat ini berada di kisaran Rp36.000 hingga Rp37.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Sementara itu, harga telur ayam juga relatif stabil dengan kecenderungan turun tipis, bergantung pada pasokan harian.

Untuk komoditas beras medium, harga masih berada dalam rentang wajar dan belum menunjukkan gejolak berarti. Begitu pula dengan minyak goreng dan gula pasir, yang hingga kini masih dijual dengan harga normal di tingkat pedagang pasar.

Meski demikian, sejumlah komoditas seperti cabai dan beberapa jenis sayuran tetap mengalami fluktuasi harga. Hal tersebut dinilai wajar karena dipengaruhi faktor cuaca dan distribusi pasokan dari sentra produksi.

Seorang pedagang di Pasar Kepuh Kuningan mengatakan bahwa kondisi harga tahun ini berbeda dibandingkan Ramadan sebelumnya.

“Tahun ini relatif lebih tenang. Tidak ada lonjakan drastis, malah beberapa barang seperti ayam dan telur sempat turun. Pembeli juga jadi lebih tenang,” ujarnya.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait terus melakukan pemantauan rutin harga dan ketersediaan stok pangan, serta menyiapkan langkah antisipatif jika terjadi kenaikan mendadak mendekati awal Ramadan. Upaya stabilisasi ini dinilai berperan besar menjaga daya beli masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat Kuningan diimbau tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Stabilitas harga yang terjaga diharapkan dapat terus bertahan hingga memasuki bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *